SEJARAH PERKEMBANGAN HADIS DARI MASA KE MASA

1.Hadits pada masa Rasulullah saw (’asr al-wahy wa al-tadwin), yaitu masa turunnya wahyu dan pembentukan hukum, dari permulaan Nabi diutus menjadi Rasul sampai wafatnya (11 H)
pada masa ini perhatian Nabi dan parea sahabat masih tercurah kepada Al-Quran, hingga Nabipun melarang sahabat untuk menulis hadits karena takutnya Al-Quran tersisihkan atau tercampur dengan hadits
2.Hadits pada masa Khulafa’ Rasyidin (’asr attasabbut wa iqlal min arriwayah), yaitu masa statis dan pembatasan riwayat (12-40 H)
3. Hadits pada masa pasca Khulafa Rasyidin hingga akhir abad pertama (’asr intisyar arriwayah ila al-amsar) yaitu masa perkembangan riwayat dan perlawatan ke segenap penjuru untuk mencari hadits yang dilakukan oleh para sahabat kecil dan tabi’in besar (41 H – akhir abad pertama hijriyah)
4.Hadits pada abad kedua hijriyah (’asr kitabah wa al-tadwin), yaitu masa penulisan dan pembukuan kitab hadits (101-200 H)
5.Hadits pada abad ketiga hijriyah (’asr tajrid wa tashhih wa tanqih), yaitu masa penyaringan dan pemisahan antara hadits-hadits shahih dan yang dla’if, antara yang marfu’, mauquf dan maqthu’ (201-300 H)
6.Hadits pada abad keempat hijriyah sampai jatuhnya kota Baghdad (’asr al-tahzib wa al-targib wa al-istidrak wa al-jam’ al-khas), yaitu masa mempelajari, menertibkan, mencari hadits yang masih ketinggalan dan menyusun kitab-kitab jami’ yang khusus (301-656 H)
7.Hadits pada masa pasca jatuhnya kota Baghdad sampai sekarang (’asr al-Syarh wa al-jam’ al-’am wa al-takhrij wa al-tadwin ahadits al-ahkam wa al-bahs ’an al-zawaid), yaitu masa mensyarah, menyusun kitab jami’ yang umum, menyusun kitab-kitab yang takhrij, menghimpun hadits-hadits hukum dan membahas hadits-hadits tambahan (656 H sampai sekarang).

Comments

Popular Posts